headline photo

APOS BLOG SHARE KNOWLEDGE

Download Film Gratis Tersedia Disini Silahkan Cari Pada Kolom Pencarian Sebelah Kanan. Terima Kasih.
Tampilkan postingan dengan label Terungkap. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Terungkap. Tampilkan semua postingan

Terungkap Kemampuan Hiu Mendeteksi Korban

Jumat, 18 Juni 2010




(thehindu.com)
INILAH.COM, Jakarta- Peneliti memecahkan misteri bagaimana hiu menggunakan indera penciumannnya untuk mendeteksi darah di lautan meskipun dari jarak cukup jauh.

Peneliti menunjukkan bahwa hidung hiu menggunakan ‘penciuman stereo’ hingga mampu mendeteksi tidak lebih dari setengah detik, waktu pencapaian bau hingga ke hidung dibandingkan hewan lain.

Ketika pemburu berpengalaman lain membutuhkan waktu lebih lama, hiu telah berada di depan dan berhasil membaui pertama, tulis studi baru-baru ini yang dipublikasikan di Current Biology yang membantu dalam memecahan salah satu misteri pada hiu.

Ilmuwan di University of South Florida membuat penemuan setelah melakukan serangkaian tes laboratorium dari delapan hiu smooth Dogfish dan satu hiu cokelat keabu-abuan.

Kepala peneliti Dr Jayne Gardiner menggunakan dua tabung dengan penutup untuk hiu dengan air 50 liter dan menaruh cumi ke dalam tabung tersebut secara bergantian. Gardiner menemukan bahwa ikan bergantung pada kombinasi petunjuk arah serta berdasarkan aroma dan aliran air untuk menjaga diri mereka sendiri menyangkut orientasi dan menemukan apa yang mereka cari.

Kesimpulan ini memberikan gambaran bagi hiu dan hewan lain yang mengikuti jejak aroma berdasarkan perbedaan konsentrasi molekul di air. Ini tampaknya menunjukkan teori air secara fisik merupakan masalah.
Dr Gardiner mengatakan, “Tampak bahwa hewan menggunakan konsentrasi tertentu untuk menentukan bau.”
“Beberapa hewan dilengkapi dengan dua sensor bau, yaitu hidung dan antena, contohnya, dan ini telah diyakini sejak lama mereka membandingkan konsentrasi di masing-masing sensor dan mengembalikan sensor tersebut ke sinyal terkuat,” ujar Gardiner.

“Namun, saat bebauan tersebut jatuh di air, maka hal tersebut menjadi abstrak.

source: inilah.com

DOWNLOAD FILM GRATIS DAN ARTIKEL LAIN DISINI! Photobucket

Misteri Kutub Utara Mars Terungkap

Senin, 31 Mei 2010




VIVAnews - Palung-palung raksasa berbentuk spiral di kutub utara Planet Mars yang menyerupai kincir raksasa itu kini tidak lagi misterius. Ilmuwan mempunyai sedikit penjelasan tentang salah satu ciri khas Mars yang disebut Mare Boreum atau lembah-lembah raksasa.

Seperti dilansir Space.com, edisi 26 Mei 2010, pembentukan lembah-lembah raksasa spiral yang menyerupai alur tempurung hewan siput itu terbentuk melalui proses yang sangat panjang.

Proses pembentukan lembah raksasa itu sama seperti pembentukan lembah-lembah kecil yang biasa disebut Chasma Boreale, yang sudah ada sebelumnya di lokasi yang sama.

Proses yang berlangsung selama jangka waktu tertentu itu diakibatkan pengaruh matahari dan angin. Iklim di Planet Merah itu juga memungkikan pembentukan lembah yang sebelumnya dinilai misterius itu. Proses erosi dalam waktu panjang juga menjadi salah satu penyebab terbentuknya ngarai-ngarai raksasa.


http://rudisony.files.wordpress.com/2009/11/20081020162247.jpg
Awalnya, peneliti menganggap lembah-lembah itu adalah fenomena geologis tua. Tapi mereka belum dapat membuktikan dan hanya bisa mereka-reka.
Ishak Smith, ilmuwan planet di University of Texas Austin mengatakan, bahwa selama ini pandangan peneliti itu tidak dapat dibuktikan. "Mereka ibarat judge a book by its cover," kata Smith.

Tapi, teknologi radar membuka mata ilmuwan. Teknologi radar memungkinkan ilmuwan untuk mengambil gambar 2 dimensi (2D). Mulai dari penampang palung dan lapisan dalam dinding, Radar juga membantu melacak titik-titik geometri struktur bawah tanah, untuk selanjutnya menciptakan tampilan gambar 3 dimensi.



http://whoyoucallingaskeptic.files.wordpress.com/2008/10/mars.jpg
Lembah-lembah yang curam di antara tebing-tebing itu memiliki luas sekitar 1.000 kilometer. Tebalnya mencapai sekitar 2 kilometer. Hasil penelitian radar menunjukkan bahwa lembah-lembah curam itu terbentuk jauh sebelum munculnya palung dangkal berbentuk spiral tadi.

Penelitian awal menyebut, lembah-lembah raksasa itu terbentuk akibat aktivitas mencairnya gunung es dalam waktu lama. Tapi yang menjadi pertanyaan, dalam studi penelitian radar tidak ada bukti sisa-sisa es mencair.


source: vivanews.com

DOWNLOAD FILM GRATIS DAN ARTIKEL LAIN DISINI! Photobucket

Related Posts with Thumbnails

Berlangganan

Anda Suka Dengan Blog ini?
Temukan apos blog Di:
Ingin Dapat Artikel Terbaru?
rss Klik disini untuk berlangganan melalui RSS atau terima artikel di email anda dengan cara mengisi form berikut: