headline photo

APOS BLOG SHARE KNOWLEDGE

Download Film Gratis Tersedia Disini Silahkan Cari Pada Kolom Pencarian Sebelah Kanan. Terima Kasih.
Tampilkan postingan dengan label Jet. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jet. Tampilkan semua postingan

Jet Bisa Melubangi Awan Dan Membuat Hujan

Jumat, 18 Juni 2010

Pesawat jet secara tidak sengaja bisa melubangi awan dan meninggalkan jejak salju atau hujan, sebuah studi baru menemukan.

Turboprop dan pesawat jet yang naik atau turun dalam kondisi atmosfer tertentu, secara tidak sengaja dapat memicu apa yang dikenal sebagai penyemaian awan.

Teknologi ini biasanya terkait dengan skema untuk mengendalikan cuaca. Namun, pembibitan awan dapat terjadi secara kebetulan, saat pesawat terbang melalui awan tingkat menengah.

Pesawat bisa meninggalkan lubang berbentuk aneh atau saluran di awan, dan menyebabkan gelombang sempit salju atau hujan yang dapat jatuh ke bumi.

Lubang di awan adalah sebuah fenomena yang telah diakui selama bertahun-tahun dan terekam foto di seluruh dunia. Misalnya saja halo yang muncul di Moskow pada Oktober 2009.

Rahasia di balik awan misterius itu telah mendapat pencerahan, yaitu tetesan air superdingin yang tetap cair meski pada temperatur sub-beku di bawah minus 15 derajat Celcius.

Ketika pesawat terbang memotong melalui awan yang mengandung tetesan air superdingin, maka udara didinginkan di belakang baling-baling pesawat atau di atas sayap pesawat jet dan ini membekukan tetesan air dan jatuh ke bumi.

“Setiap pesawat terbang ketika melalui kondisi tertentu, maka mengubah awan dengan cara yang dapat mengakibatkan peningkatan curah hujan di dekatnya,” kata penulis studi Andrew Heymsfield dari Pusat Penelitian Atmosfer Nasional (NCAR) di Boulder, Colorado.

Untuk mengungkap misteri, Heymsfield dan rekan-rekannya meluncurkan wahana dengan instrumen baterai di belakangnya.

Ketika terbang melalui salju yang jatuh di Bandar Udara Internasional Denver pada 2007, tim peneliti tidak melihat sesuatu yang tidak biasa pada saat itu.

Namun setelah di tanah, analisis lebih dalam menyangkut data mereka mengungkapkan beberapa anomali aneh.

Radar berbasis di permukaan menunjukkan gema yang tidak biasa di wilayah tersebut, dan menunjukkan salju telah berkembang dengan cepat
source: inilah.com

DOWNLOAD FILM GRATIS DAN ARTIKEL LAIN DISINI! Photobucket

Lidah Bunglon 5x Lebih Cepat Daripada Pesawat Jet

Rabu, 16 Juni 2010

Tuhan menciptakan sesuatu dengan desain yang maha sempurna. Desain organ pada binatang telah didesain sedemikan rupa sesuai dengan makanannya. Begitu juga bunglon. Akan tetapi dari binatang ini ditemukan fakta mencengangkan. Fakta tersebut adalah kecepatan super lidah bunglon menangkap mangsanya. Jurriaan de Groot dari Universitas Leiden, dan Johan van Leeuwen dari Universitas Wageningen, mengambil film-film sinar X berkecepatan tinggi, yakni 500 bingkai per detik, dalam rangka menyelidiki bagaimana lidah bunglon bekerja ketika menangkap mangsa. Film-film ini menunjukkan bahwa ujung lidah bunglon mengalami percepatan 50 g (g = konstanta gravitasi). Percepatan ini lima kali lebih besar daripada yang dapat dicapai oleh sebuah jet tempur.

Buku-buku teks zologi menjelaskan bahwa lidah balistik bunglon diperkuat oleh seutas otot pemercepat (akselerator). Otot ini memanjang ketika menekan ke bawah pada tulang lidah, yang berupa tulang rawan kaku di tengah lidah, yang membungkusnya. Akan tetapi, dalam sebuah penelitian yang telah disetujui untuk diterbitkan oleh majalah ilmiah Proceedings of the Royal Society of London (Series B), dua ahli morfologi yang memelajari kebiasaan makan bunglon menemukan unsur-unsur lain yang terkait dengan gerakan cepat lidah binatang ini.

Para peneliti ini membedah jaringan lidah dan menemukan bahwa otot pemercepat sama sekali tidak cukup kuat untuk menghasilkan gaya yang diperlukan ini sendirian. Dengan meneliti lidah bunglon, mereka menemukan keberadaan sedikitnya 10 bungkus licin, yang hingga saat itu belum diketahui, di antara otot pemercepat dan tulang lidah. Bungkus-bungkus ini, yang melekat ke tulang lidah di ujungnya yang terdekat dengan mulut, teramati mengandung serat-serat protein berajutan spiral.

Serat-serat ini memadat dan berubah bentuk ketika otot pemercepat mengerut dan menyimpan tenaga bagaikan seutas pita karet yang tertekan. Ketika mencapai ujung bulat tulang lidah, bungkus-bungkus yang ketat dan memanjang ini secara bersamaan menggelincir dan mengerut dengan kekuatan dan melontarkan lidah. Secepat serat-serat ini menggelincir dari tulang lidah, bungkus-bungkus saling memisahkan diri bagaikan tabung-tabung sebuah teleskop, dan karena itu lidah mencapai jangkauan terjauhnya. Van Leeuwen berkata, “ini adalah ketapel teleskopis.”

Ketapel ini memiliki ciri lain yang amat menyolok. Ujung lidah mengambil bentuk hampa pada saat menghantam mangsa. Ketika terlontar, lidah ini dapat menjulur sejauh enam kali panjangnya ketika istirahat di dalam mulut, dan dua kali panjang tubuhnya sendiri.

Kelompok-kelompok otot dengan sifat-sifat yang berbeda tanpa cela melontarkan lidah, memercepatnya, menyebabkan lidah mengambil bentuk isap ketika menghantam mangsanya dan lalu cepat-cepat menariknya. Kelompok-kelompok otot ini sama sekali tidak saling menghalangi fungsi masing-masing, namun bekerja dengan cara yang terselaraskan dalam menghantam mangsa dan menarik lidah kembali ke mulut dalam waktu kurang dari sedetik. Tambahan lagi, berkat kerjasama antara sistem penglihatan dan otak, kedudukan mangsa diukur dan perintah bagi lidah balistik untuk “menembak!” diberikan oleh syaraf yang mengirimkan isyarat di dalam otak.

source: ikikatta.blogspot.com/2010/06/lidah-bunglon-5-kali-lebih-cepat-dari.html

DOWNLOAD FILM GRATIS DAN ARTIKEL LAIN DISINI! Photobucket

Mengapa Pesawat Jet Mengeluarkan Asap Pekat?

Minggu, 30 Mei 2010

haxims.blogspot.com

AWAN garis nampak memanjang di langit. Akibat apakah itu gerangan?
Pasti Ada yang pernah Liat ini Kalo Pagi/siang di langit/di angkasa
ini Namanya KONDENSASI.............

penjelasannya:

gampangnya asap putih dari pesawat itu sebenarnya adlh gas buang yg membeku(karena diatas sana pd ketinggin >30ribu feet/kira-2 10ribu meter sangat dingin -50-55 drajat celcius
sap pesawat atau jejak pesawat adalah Contrail merupakan singkatan dari Condensate Trail atau jejak kondensasi. Jejak ini tercipta karena adanya kondensasi uap buangan bahan bakar pesawat.

Bahan bakar jet adalah HYDRO CARBON atau bahan bakar yang mengandung hydrogen dan carbon. Dalam proses pembakaran di engine, hydro dan Carbon dibuang oleh engine jet pesawat terbang. Carbon sisa pembakaran menciptakan asap carbon dioksida dan carbon monoksida. Sedangkan dari pembuangan engine, hidrogen bereaksi dengan oksigen yang tak terbakar keluar sebagai uap air dari mesin jet. Namun karena ketinggian pesawat tsb berada disekitar 10 000 meter dan suhu diatas sana yang mencapai -50an celsius, maka buangan hidrogen yang bercampur dengan oksigen ini langsung terkondensasi menjadi butiran air es. Dan akhirnya menciptakan jejak bagaikan awan cirrus.

Pesawat apa saja, yang mampu terbang tinggi sekali sehingga ketinggiannya mencapai daerah yang memilki suhu -50 celsius dapat/bisa membuat jejak.

Wing tip pesawat ( sebuah lekukan pada ujung sayap pesawat, lihat pesawat G4) juga mampu menciptakan jejak kondensasi. Hal ini terjadi karena terciptanya pada ujung lekukan ini, tercipta vortek turbulensi dimana ada daerah yang memiliki tekanan yang tinggi sekali sehingga mampu mengkondensasi udara menjadi air (ingat percobaan kalau kita memompa atau menekan udara dalam silinder cukup tinggi, maka kita akan mendapatkan butiran air. contohnya lihat tabung compressor yang berisi cairan air


DOWNLOAD FILM GRATIS DAN ARTIKEL LAIN DISINI! Photobucket

Related Posts with Thumbnails

Berlangganan

Anda Suka Dengan Blog ini?
Temukan apos blog Di:
Ingin Dapat Artikel Terbaru?
rss Klik disini untuk berlangganan melalui RSS atau terima artikel di email anda dengan cara mengisi form berikut: