headline photo

APOS BLOG SHARE KNOWLEDGE

Download Film Gratis Tersedia Disini Silahkan Cari Pada Kolom Pencarian Sebelah Kanan. Terima Kasih.
Tampilkan postingan dengan label Genetis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Genetis. Tampilkan semua postingan

Modifikasi Genetis Tumbuhan Dan Hewan

Selasa, 15 Juni 2010

Modifikasi genetis tumbuhan dan hewan telah menjadi perdebatan di kalangan para ilmuwan.
Berikut adalah daftar 10 makhluk modifikasi yg unik2. Selamat menikmati:

10. GloFish

Hewan ini merupakan hewan yang dimodifikasi secara genetis yg tersedia untuk dipiara. Ikan ini merupakan Zebrafish yg DNAnya ditambahkan informasi genetis dari ubur2 yg memiliki zat bioluminescent. Awalnya ia dibuat sebagai sistem pemberitahuan tingkat polusi di air, tapi gara2 warnanya yg sangat bagus, ia menarik banyak orang untuk memeliharanya. Ikan ini diperkenalkan pertama kali di pasar2 AS pada bulan Desember 2003 oleh Yorktown Technologies di Austin, Texas. Harganya berapa ya kira2?

9. Grapple

Buah ini cenderung masih baru, dan merupakan hasil persilangan genetis antara apel dan anggur. Buah ini mengombinasikan ukuran apel dengan tekstur anggur. Rasanya adalah campuran dari kedua buah itu. Buah ini awalnya dibuat untuk menyediakan dosis vitamin C yg lbh banyak per buah, untuk membantu negara2 dunia ketiga. Pembiayaan mayoritas untuk buah2 ini datang dari UNICEF. Kaya gimana ya rasanya?

8. Graisin

Graisin (giant raisin) merupakan sebuah varietas kismis yg telah dimodifikasi agar dapat tumbuh hingga ukuran yg sangat besar. Kismis ini diproduksi oleh National Institute of Genetics di Jepang karena orang2 Jepang doyan makan buah2 gede dan kismis mulai menjadi populer di kalangan orang2 Jepang. Tekstur dan rasanya identik dengan kismis normal sebelum dimodifikasi. Ckckckck, orang Jepang walaupun kecil2 doyan yg gede2 ya . Jadi inget kapal perang terbesar di PD II milik Jepang.. Apa tuh namanya? Duh lupa....

7. Rubber Cork Tree

Pohon gabus (cork tree) uda lama digunakan untuk membuat sumbat gabus untuk botol2 wine. Pohon ini kemudian disilangkan dengan pohon karet menghasilkan pohon gabus karet. Gabus yg diambil dari pohon ini terlihat normal seperti gabus2 lainnya dan memiliki kemampuan menyerap yg sama, tetapi memiliki ketetapan (permanence) dan ketawaran (flavorlessness) seperti yg dimiliki karet.

6. Umbuku Lizard

Hewan ini diciptakan sebagai bukti bahwa persilangan ini berhasil dibuat Genetic Engineers di Zimbabwe meng-unlock rantai pembawa sifat "terbang" di DNA kadal Umbuku (kadal yg sangat kecil dan langka asli Afrika). Dipercaya bahwa kadal ini merupakan keturunan dari Pterodactyl yg kehilangan kemampuan terbangnya berjuta2 taun yg lalu. Sampe sekarang cuman ada 6 Umbuku terbang yg dihasilkan dan mereka dipisahkan dengan Umbuku asli karena adanya risiko kimpoi silang.

5. Paper Tree

Pohon kertas diciptakan untuk mengurangi biaya produksi di industri manufaktur kertas dan kehilangan banyak pohon. Popularitas kertas daur ulang membuat sebuah perusahaan di Swiss mengembangkan pohon yg daun2 keringnya bisa dipake sebagai kertas tulis. Di gambar tampak bahwa seorang karyawannya sedang memegang daun kering di samping batang Paper Tree.

4. Dolion

Hewan ini merupakan kombinasi genetis antara anjing dan singa. Untuk menghasilkan hewan yg sangat hebat dan langka ini (hanya ada 3 dolion; gambar menunjukkan Rex, dolion pertama yg dilahirkan), rantai individu dari DNA masing2 hewan harus dikombinasikan dan disuntikkan kembali pada sebuah telur induk. Proses ini mirip dg proses untuk membentuk liger dengan pengecualian bahwa liger dapat diproduksi tanpa manipulasi awal dari DNA hewan induknya.

3. Tiny Piney

Tumbuhan ini merupakan pinus mini dengan ukuran tinggi sekitar 2 cm. Awalnya tumbuhan ini dibuat untuk menyediakan sumber cepat untuk aroma pohon pinus yg digunakan di industri parfum2an. Namun lama kelamaan tumbuhan ini digunakan sebagai bahan makanan di Papua Nugini. Biasanya tumbuhan ini dimakan sebagai makanan penutup.

2. Fern Spider

Serangga ini merupakan perpaduan antara tumbuhan dan hewan. Hingga saat ini, serangga ini merupakan satu2nya hewan yg berhasil disilangkan dengan tumbuhan. Induk2nya adalah laba2 Italian Wolf (Lycosa tarantula) dan pakis ponga (Cyathea dealbata). Tujuan utama dari penyilangan ini adalah untuk mempelajari bagaimana hewan yg dipersentai dengan kemampuan kamuflase dapat bertahan dalam seleksi alam dibanding mereka yg ga punya kemampuan tersebut.

1. Lemurcat

Dengan naiknya tingkat kekayaan di China, banyak wanita2 kaya di sana berusaha mencari piaraan yg aneh2 dan eksotik. Hal ini membuat beberapa perusahaan riset ilmiah dan medis di China berlomba2 membuat hewan2 silangan sebagai sumber pemasukan baru bagi mereka. Yang paling sukses (secara finansial) hingga saat ini adalah Lemur Cat. Hewan ini merupakan perpaduan antara lemur (kukang) dan kucing. Ia tetap mempertahankan bulu2 halus yg dimiliki kucing tapi memiliki ekor yg berstrip2 dan bermata kuning seperti lemur. Nama ilmiahnya Prolos fira.


source:id.pricearea.com/story/story.php?title=amazing-modifikasi-genetis-tumbuhan-dan-hewan-full-pic-1


DOWNLOAD FILM GRATIS DAN ARTIKEL LAIN DISINI! Photobucket

Peneliti Ungkap Keanehan Genetis Bangsa Yahudi

Minggu, 13 Juni 2010


Studi paling komprehensif melacak nenek moyang Yahudi mendapati Yahudi tidak hanya tersebar dalam tradisi maupun hukum, tapi juga memiliki latar belakang genetis umum.

Dalam studi yang diikuti 200 Yahudi di beberapa kota di 3 negara yang berbeda, peneliti menemukan bahwa mereka semua berasal dari komunitas awal yang hidup pada 2500 tahun lalu.

Hary Ostrer dari New Tork University bersama tim melakukan studi ini menyamakan populasi Yahudi modern dalam satu bagian genetis yang menyebar di seluruh dunia. Alasan utama bahwa Yahudi terus melanjutkan kelompok genetis yang berbeda di seluruh dunia ialah eksklusivitas agama Yahudi yang membatasi pernikahan dari luar kepercayaan Yahudi.

Kolega Ostrer, Gil Atzmon dari Albert Einstein College of Medicine, Yeshica University, New York mengatakan bahwa tradisi agama dan pertukaran hukum yang dipahami Yahudi di seluruh dunia serta isolasi dari tetangga non-Yahudi membuat para Yahudi bertukar unsur genetis lebih banyak dengan satu sama lain daripada dengan orang non Yahudi.

Hukum Yahudi membuat non Yahudi sulit untuk mengkonversi. Masyarakat yang melakukan konversi mengharapkan dapat menghabiskan beberapa tahun mempelajari hukum tradisi dan Yudaisme.

Namun, kebanyakan orang Yahudi yang taat pasti menikahi Yahudi lainnya sehingga membatasi pencampuran genetik dengan populasi lainnya, meskipun di abad lalu sebagian masyarakat telah lebih menerima perkawinan di luar kepercayaan.

Atzmon dan rekan-rekannya mempelajari DNA dari 237 orang Yahudi dari New York, Seattle, Athena dan Roma yang mewakili Ashkenazi, Turki, Yunani, Italia, Suriah, kelompok Iran dan Irak. Mereka mencari kesamaan genetik di antara populasi kemudian membandingkannya dengan DNA dari 418 nonYahudi.

Dengan menggunakan analisis DNA, para penulis menelusuri nenek moyang semua orang Yahudi ke Persia dan Babel, wilayah yang kini merupakan bagian dari Iran dan Irak.

Pohon genetik menunjukkan bahwa antara 100 dan 150 generasi lalu - setara dengan 2500 tahun - penduduk awal terbelah dua, dengan setengah orang Yahudi tersebar ke Eropa dan Afrika Utara, setengah lainnya yang tersisa di Timur Tengah.

Hal ini terkait dengan laporan tentang pengusiran orang Yahudi ke pengasingan pada tahun 587 SM oleh raja Babylonia, Nebukadnezar.

Analisis genetik menunjukkan bahwa di antara orang-orang Yahudi modern, populasi yang paling serupa secara genetis adalah mereka yang berasal dari Irak dan Iran. Yang lainnya menunjukkan lebih banyak DNA mereka berkaitan dengan kaum non-Yahudi Eropa dan Afrika Utara, yang mungkin menjelaskan mengapa banyak orang Yahudi yang memiliki nenek moyang di Eropa atau Suriah, berambut pirang atau mata biru.

Tim menemukan jejak genetik dari periode konversi yang kuat pada Yudaisme saat masa Kekaisaran Romawi, di mana lebih dari 10% warga adalah Yahudi. Di antara orang Eropa nonYahudi modern, negara Italia, Sardinians dan Prancis merupakan wilayah di mana memiliki penduduk yang memiliki kemiripan paling besar dengan Yahudi modern, jelas penemuan ini seperti diberitakan dari NewScienctist.

Sedangkan menurut studi sejarah yang didasarkan penggalian arkeologi dan lembaran-lembaran kitab suci, awal bangsa Yahudi erat hubungannya dengan kisah nabi Ibrahim AS.

Tafsir Al-Qur'an menunjukkan bahwa Ibrahim (Abraham) AS, diperkirakan tinggal di daerah Palestina yang dikenal saat ini sebagai Al-Khalil (Hebron), tinggal di sana bersama Nabi Luth (Lot) (QS, 21:69-71). Putra nabi Ibrahim adalah nabi Ismail dan nabi Ishak kemudian putra nabi Ishak adalah nabi Jakub. 12 putra nabi Yakub ini yang kemudian dikenal sebagai 12 suku Israel.

Putra bungsu nabi Yakub AS adalah nabi Yusuf AS, yang dikenal dari sejarah, setelah ditinggalkan di padang pasir oleh kakak-kakaknya, berhasil menjadi kepala bendahara di Mesir. Karena itu ayahnya, nabi Yakub, serta kakak-kakaknya menyusul nabi Yusuf AS ke Mesir dan hidup damai di sana sampai suatu hari Firaun yang berkuasa memperbudak keturunan mereka yang dikenal dengan bani Israel.

Karena kekejaman Firaun yang tak terkira terhadap bani Israel, Allah SWT telah mengirim nabi Musa (Moses) AS masa itu, dan memerintahkannya untuk membawa bani Israel keluar dari Mesir. Musa AS dan kaumnya meninggalkan Mesir, dengan pertolongan mukjizat Allah, sekitar tahun 1250 SM. Mereka tinggal di Semenanjung Sinai dan timur Kanaan. Dalam Al-Qur'an, Musa memerintahkan Bani Israel untuk memasuki Kanaan, (Qur'an, 5:21).

Setelah Musa AS, bangsa Israel tetap berdiam di Kanaan (Palestina). Menurut ahli sejarah, Daud (David) menjadi raja Israel dan membangun sebuah kerajaan berpengaruh. Selama pemerintahan putranya Sulaiman (Solomon), batas-batas Israel diperluas dari Sungai Nil di Selatan hingga sungai Eufrat di negara Siria sekarang di utara.

Ini adalah sebuah masa gemilang bagi kerajaan Israel dalam banyak bidang, terutama arsitektur. Di Yerusalem, Sulaiman membangun sebuah istana dan biara yang luar biasa. Setelah wafatnya, Allah mengutus banyak lagi nabi kepada Bani Israel meskipun dalam banyak hal mereka tidak mendengarkan mereka dan mengkhianati Allah.

Setelah kematin Sulaiman, kerajaan yahudi terbelah di utara Israel dengan ibukota Samarria dan Di Selatan Juda dengan ibukota Yerrusalem. Dengan berlalunya waktu Suku yahudi jatuh di bawah Assyurriea dan Babilon atau pergi ke Mesir sebagai pelarian. Ketika raja Perrsia Kyros 539 SM mengizinkan orang Yahudi kembali dari pelarian mereka, banyak orang Yahudi yang tidak kembali, di sinilah mulainya Diaspora.

63 SM Juda dan Israel jatuh ke tangan orangg Romawi dan tahun 70 berhasil menghancurkan pemberontakan Yerusalem dan menghancurkan biara dan Juda.

source: http://www.suaramedia.com/dunia-teknologi/sains/23365-peneliti-ungkap-latar-belakang-genetis-bangsa-yahudi.html

DOWNLOAD FILM GRATIS DAN ARTIKEL LAIN DISINI! Photobucket

Related Posts with Thumbnails

Berlangganan

Anda Suka Dengan Blog ini?
Temukan apos blog Di:
Ingin Dapat Artikel Terbaru?
rss Klik disini untuk berlangganan melalui RSS atau terima artikel di email anda dengan cara mengisi form berikut: