headline photo

APOS BLOG SHARE KNOWLEDGE

Download Film Gratis Tersedia Disini Silahkan Cari Pada Kolom Pencarian Sebelah Kanan. Terima Kasih.
Tampilkan postingan dengan label Bunuh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bunuh. Tampilkan semua postingan

Anak 12 Tahun Terancam Dibunuh Karena Blog

Kamis, 10 Juni 2010

Seorang bocah berusia 12 tahun kini menjadi target pembunuhan akibat tulisan di blognya. Tanpa takut bocah bernama Pocesta Rastko itu menentang pemerintah Serbia, dengan menginginkan pengakuan negara Kosovo.
haxims.blogspot.com
Kalau dilihat, seorang anak yang terlihat lugu ini tidak mungkin menjadi target pembunuhan. Namun kaum Nasionalis Serbia yang berang pun, menjadi naik pitam dengan tulisannya.

Dalam blognya, ia menginginkan hubungan yang lebih baik antara Serbia dan Uni Eropa. Lantas ia pun meminta pengakuan atas negara Kosovo yang telah memisahkan diri, serta mengutuk pembantaian yang dilakukan negaranya.

"Saya seorang Serbia, tapi mengakui Kosovo sebagai negara merdeka," tulis Rastko dalam postingannya. Walau pemerin tah Serbia tak mengakui Kosovo, tapi Rastko menjelaskan bahwa ia punya pandangan lain dari negaranya. "Karena itu adalah masa depan kita, kita tidak bisa lagi melihat ke masa lalu, " tambahnya.

Tak terima dengan tulisan itu, seorang kaum nasionalis Serbia mengancam dengan balasan diblog tersebut. "Aku akan menunggumu didepan sekolah kemudian membunuhmu, " tulisnya. Ibu Rastko, Suzanna yang mengetahuinya, langsung menghubungi polisi setempat untuk meminta perlindungan.

"Saya seorang aktivis hak asasi manusia yang independen. Saya tak takut untuk berbeda pendapat dan saya anti-kekerasan," kata Rastko dalam sebuah wawancara dirumahnya yang sederhana di pusat kota Belgrade, Serbia. Dia mengungkapkan dengan nada suara yang bijaksana dan diplomatis jauh dari usianya.

"Aku memang sedikit khawatir. Tapi aku tak takut. Aku akan meneruskan apa yang aku lakukan. Mungkin ini sulit untuk ibuku karena dia seorang yang apatis, toh kebanyakan dari kita memang tidak setuju dengan politik," ucap bocah itu tanpa ragu.

source: http://haxims.blogspot.com/2010/05/gara-gara-blog-bocah-12-tahun-terancam.html

DOWNLOAD FILM GRATIS DAN ARTIKEL LAIN DISINI! Photobucket

Pemain-pemain Bola Yang Mati Bunuh Diri

Kamis, 20 Mei 2010

ADA pelajaran penting di balik kematian kiper Jerman, Robert Enke, beberapa waktu lalu. Popularitas ternyata tak menjamin kebahagiaan. Berbagai persoalan hidup terus saja menghajarnya. Karena tak kuat menanggung beban, dia memilih bunuh diri.
Enke bukan satu-satunya tokoh dari kalangan sepak bola yang kehilangan nyawa dengan tragis. Masih banyak nama-nama lain yang melakukan tindakan konyol tersebut. Berikut pelaku-pelakunya.

Justin Fashanu
Pada 1998, Justin Fashanu tewas gantung dri. Mantan pemain Manchester City era 1990-an itu nekat melakukannya karena dia tidak kuat dengan anggapan negatif terhadapnya.

Sebelum tewas, Fashanu dituduh mencabuli anak berumur 17 tahun. Itu dilakukannya usai menenggak minuman keras di apartemennnya. Tuduhan itu makin kuat ketika banyak bermunculan pemberitaan soal Fashanu yang bergabung di komunitas homoseksual.

Sergio Lopez Segu
Sergio Lopez Segu tewas secara tragis. Pada 4 November 2006, dia menabrakkan diri ke sebuah kereta api yang berjalan cepat. Nyawanya melayang seketika. Dia tewas di umur 39 tahun.

Mantan gelandang Barcelona era 1990-an tersebut nekat melakukannya karena tak kuat menahan cobaan hidupnya. Pemain yang sukses mengantarkan Barcelona menjuarai Piala Winners 1989 itu memang pensiun dini karena cedera lutut. Ini membuatnya depresi berat. Ditambah lagi pernikahannya gagal.

Paul Vaessen
Agustus 2001, sepak bola Inggris dihebohkan dengan tewasnya Paul Vaessen, Pemain Arsenal itu bunuh diri di bak mandi dengan cara mengonsumsi heroin hingga over dosis. Sebelumnya dia sempat ditangani oleh psikiatris, tapi gagal.

Perjalanan kaier pencetak gol kemenangan Arsenal ke gawang Juventus pada semifinal Piala Winners 1980 itu memang menyedihkan. Di musim pertamanya, dia memesona. Namun, di musim-musim berikutnya dia rentan cedera.

Vaessen lalu pensiun. Beberaap pekerjaan sempat digeluti. Mulai dari tukang pos hingga buruh bangunan. Sepertinya Vaessen tak bisa menerima kenyataan dan stres. Karena frustrasi, narkoba lalu dijadikan pelarian hingga mengakhiri hidupnya.

Asgotino Di Bartolomei
Kematian legenda AS Roma, Agostino di Bartolomei, juga menyedihkan. Pada 30 Mei 1994, dia menembak dirinya tepat di jantung. Diduga, Bartolomei bunuh diri karena depresi.

Dugaan penyebab depresi bermacam-macam. Diperkirakan dia tak kuat dengan bebam ekonomi yang mengimpit. Ada juga yang menduga dia tidak siap ketika pensiun dari sepak bola.

Kehidupannya berakhir mengenaskan. Selama aktif sebagai pemain, sepak terjang Bartolomei memang meyakinkan. Dia punya andil besar mengantarkan Roma merebut scudetto pada 1983. Tapi, setelah itu kariernya meredup dan sederet masalah pribadi terus-terusan mengganggunya.

Sandor Kocsis
Sandor Kocsis adalah striker hebat Barcelona di kurun waktu 1958-1965. Pada 22 Juli 1979, saat berumur 49 tahun, dia meninggal dunia. Sampai saat ini, banyak yang percaya dia tewas karena bunuh diri dengan cara menjatuhkan diri dari lantai empat di sebuah rumah sakit. Namun, ada juga yang memberitakan murni kecelakaan.

Menjelang akhir hayatnya, kesehatan Kocsis memang menurun drastis. Striker yang punya julukan Golden Head ini menderita kanker perut dab leukimia. Diduga, karena sulit menyembuhkan dua penyakit itu, Kocsis stres lalu bunuh diri.

Juan Gamper
Juan Gamper adalah aktor penting di balik lahirnya Barcelona. Pria kelahiran Swiss ini juga presiden pertama klub asal Spanyol tersebut. Selama menjadi presiden, Barcelona dibawanya meraih beberapa gelar, di antaranya 11 Championnat de Catalunya dan enam Copa del Rey.

Gamper sangat menyokong nasionalisme Catalan. Akibatnya, pria yang juga pendiri klub asal Swiss, FC Basel ini pun diusir keuar dari Spanyol. Karena tak kuat dengan perlakuan tersebut, Gamper bunuh diri.

Matthias Sindelar
Matthias Sindelar adalah salah satu pemain besar yang pernah dilahirkan Austria di era 1930-an. Tapi perjalanan hidupnya tragis. Kematiannya masih kontroversial. Ada yang bilang bunuh diri, namun ada juga yang menyebut dibunuh secara "halus".

Pada 23 Januari 1939, Matthias Sindelar bersama pacarnya, Camilla Castagnola ditemukan tewas di sebuah apartemen di Wina, Austria. Kematiannya diduga akibat keracunan kabon monoksida dari pemanas yang bocor. Dugaan lain, rezim Nazi terlibat karena saat itu Sindelar menolak bermain mewakili Jerman.

source: http://klepeut.blogspot.com/2010/04/inilah-pemain-pemain-bola-yang-bunuh.html

DOWNLOAD FILM GRATIS DAN ARTIKEL LAIN DISINI! Photobucket

Related Posts with Thumbnails

Berlangganan

Anda Suka Dengan Blog ini?
Temukan apos blog Di:
Ingin Dapat Artikel Terbaru?
rss Klik disini untuk berlangganan melalui RSS atau terima artikel di email anda dengan cara mengisi form berikut: